apa salahnya jatuh cinta?
we see what we want to see.
we hear what we want to hear.
we feel what we want to feel.
untuk pertama kalinya, aku berkenalan dengan tiga pernyataan itu di blog mbak yang satu ini. lupa waktu itu dia nulis tentang apa, tapi kata-kata yang kukutip dari blognya di atas itu jelas membekas di dalam ingatanku.
beberapa hal yang terjadi padaku setahun belakangan, menjadi representasi akurat 3 hal yang diungkapkan itu. betapa pikiran bisa mengelabui perasaanku mati-matian. betapa pikiran kita begitu semu, tapi pada saat yang sama juga begitu nyata.
sebuah kabut yang cukup tebal rasanya sudah menghalagi pandanganku setahun belakangan. kabut itu menutupi sebagian pandangan sehingga aku hanya melihat apa yang aku ingin lihat, dan mengartikannya sesuai yang kuinginkan. itu membuat pikiranku terdistorsi dan, ya boleh dikata aku mengalami gangguan persepsi.
suatu kali seorang sahabat berkata, “jatuh cinta itu penyakit gila nomor 4″, dengan gaya si Ikal dalam Laskar Pelangi. “kalo’ lagi jatuh cinta itu ya… tai kucing serasa coklat!” lanjutnya.
uhm, meski aku dan sahabatku yang satu ini sering berseberangan pendapat, untuk kali ini apa yang diceritakan itu benar.
kalau udah sayang sama seseorang, apapun akan dilakukan untuk mengakuisisi keberadaannya. sense of belonging ternyata sangat penting dalam keberadaan hidup umat manusia. tapi kemudian timbul pertanyaan, “apa sebenarnya yang dicari dari itu?”. ketika aku mencoba menjawab dengan sebuah kata “kebahagiaan”, bukannya kebahagiaan seharusnya membebaskan ?
uhm, entahlah… sepertinya omonganku kali ini sudah melantur kemana-mana. yang pasti, aku bersyukur punya sahabat-sahabat yang dukungannya selalu keeping me alive! karena kata seorang sahabat yang lain, setahun belakangan ada sisi lain yang muncul dalam diri & hidupku… yang membuat hidupku lebih lively.
And when the broken hearted people
Living in the world agree,
There will be an answer, let it be.
~ Let it be - The Beatles
i’ve made my mind, and i decided to keep my sanity. this will be last post about him. no more stories or chit-chat about him. i just don’t want to be an erotomanian.
- daily ramblings | Time: 2:35 am (UTC+8)

Begitulah cinta..
Deritanya tiada akhir..
(Ti Pat Kay)
Comment by zam — July 11, 2007 @ 10:16 am
dalem ya bang…
Comment by afifa — July 15, 2007 @ 5:18 pm
makanya gak usah pake cinta-cintaan Fif….have fun go mad ajah…halah…just want u to know, no matter what happen i’l be here always!! halah…
Comment by vita — July 17, 2007 @ 9:45 pm